Database adalah koleksi
data yang sistematis dan sistematis yang disimpan secara elektronik. Ini dapat
berisi semua jenis data, termasuk kata, angka, gambar, video, dan file. Anda
dapat menggunakan perangkat lunak yang disebut sistem manajemen database (DBMS)
untuk menyimpan, mengambil, dan mengedit data. Dalam sistem komputer, database kata
juga dapat merujuk ke DBMS apa pun, ke sistem database, atau ke aplikasi yang
terkait dengan database.
Mengapa basis data itu penting?
Basis data performa tinggi sangat penting
untuk setiap organisasi. Basis data mendukung operasi internal perusahaan dan
menyimpan interaksi dengan pelanggan serta pemasok. Basis data juga menyimpan
informasi administratif dan data yang lebih khusus, seperti model teknik atau
ekonomi. Contohnya termasuk sistem perpustakaan digital, sistem reservasi
perjalanan, dan sistem inventaris. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa
basis data itu sangat penting.
Pengertian SQL
SQL atau Standard Query
Language adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam mengakses, mengubah,
dan memanipulasi data yang berbasis relasional.Tentu saja bahasa komputer dalam
data basis relasional ini berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh American
National Standard Institute (ANSI). Standardisasi SQL sudah ada sejak tahun 1986
dan memang diinisiasi oleh ANSI. Hingga saat ini banyak server dalam sebuah
database maupun software mampu mengartikan bahasa SQL. Maka dari itulah, SQL
merupakan bahan pembicaraan dan sebuah materi yang sangat penting bagi kamu
yang bergelut dalam dunia IT maupun hal-hal yang bersinggungan dengan database
relasional.
Pengertian
MySQL
Sebuah
program database server yang mampu menerima dan mengirimkan datanya sangat
cepat, multi user serta menggunakan peintah dasar SQL ( Structured Query
Language ). MySQL merupakan dua bentuk lisensi, yaitu FreeSoftware dan
Shareware. MySQL yang biasa kita gunakan adalah MySQL FreeSoftware yang berada
dibawah Lisensi GNU/GPL ( General Public License ). MySQL Merupakan sebuah
database server yang free, artinya kita bebas menggunakan database ini untuk
keperluan pribadi atau usaha tanpa harus membeli atau membayar lisensinya.
MySQL pertama kali dirintis oleh seorang programmer database bernama Michael
Widenius . Selain database server, MySQl juga merupakan program yang dapat
mengakses suatu database MySQL yang berposisi sebagai Server, yang berarti
program kita berposisi sebagai Client. Jadi MySQL adalah sebuah database yang
dapat digunakan sebagai Client mupun server. Database MySQL merupakan suatu
perangkat lunak database yang berbentuk database relasional atau disebut
Relational Database Management System ( RDBMS ) yang menggunakan suatu bahasa
permintaan yang bernama SQL (Structured Query Language ).
Jenis Perintah SQL
Setelah kamu mengetahui sejarah dan
pengertian SQL, kini saatnya untuk lebih mengetahui apa saja perintah-perintah
dasar yang terdapat dalam SQR tersebut. Setidaknya ada tiga jenis perintah
dasar dalam SQL yang penjabarannya akan diulas dalam poin-poin berikut ini.
Data Definition Language (DDL)
Data Definition Languange (DDL) adalah
perintah yang digunakan untuk mendefinisikan data seperti membuat tabel
database baru, mengubah dataset, dan menghapus data. Kemudian, perintah dasar
DDL masih dibedakan lagi ke dalam setidaknya lima jenis perintah yakni bisa kamu
lihat di bawah ini.
Perintah Create: perintah untuk membuat tabel baru di dalam
sebuah database adalah create. Tak cuma untuk tabel baru, tapi juga database
maupun kolom baru. Kamu bisa
membuat sebuah query dengan contoh ‘CREATE DATABASE nama_database.
Perintah Alter: biasa digunakan ketika
seseorang ingin mengubah struktur tabel yang sebelumnya sudah ada. Bisa jadi
dalam hal ini adalah seperti nama tabel, penambahan kolom, mengubah, maupun
menghapus kolom serta menambahkan atribut lainnya.
Perintah Rename: dapat kamu gunakan
untuk mengubah sebuah nama di sebuah tabel ataupun kolom yang ada. Bila kamu
menggunakan perintah ini maka query-nya menjadi ‘RENAME TABLE nama_tabel_lama
TO nama_tabel_baru”
Perintah Drop: Bisa kamu gunakan
dalam menghapus baik itu berupa database, table maupun kolom hingga index.
Perintah Show: perintah DDL ini
digunakan untuk menampilkan sebuah tabel yang ada.
Data Manipulation
Language (DML)
Pada database SQL,
perintah yang digunakan untuk memanipulasi data adalah Data Manipulation
Language atau DML. Perintah dalam DML juga terbagi ke dalam empat jenis.
Beberapa di antaranya
adalah insert, select, update, dan delete.
Perintah Insert: Kamu bisa menggunakan
perintah ini untuk memasukkan sebuah record baru di dalam sebuah tabel
database.
Perintah Select: Select digunakan untuk
memanipulasi data dengan tujuan menampilkan maupun mengambil sebuah data pada
tabel. Data yang diambil pun tidak hanya terbatas pada satu jenis saja
melainkan lebih dari satu tabel dengan memakai relasi.
Perintah update: Ini dapat kamu gunakan
ketika ingin melakukan pembaruan data di sebuah tabel. Contohnya saja jika ada
kesalahan ketika memasukkan sebuah record. Kamu tidak perlu menghapusnya dan
bisa diperbaiki menggunakan perintah ini.
Perintah Delete: Perintah DML ini dapat
digunakan ketika kamu ingin menghapus sebuah record yang ada dalam sebuah
tabel.
Data Control Language (DCL)
Perintah dasar berikutnya adalah Data Control
Language atau DCL. Perintah SQL ini digunakan khususnya untuk mengatur hak apa
saja yang dimiliki oleh pengguna. Baik itu hak terhadap sebuah database ataupun
pada tabel maupun field yang ada. Melalui perintah ini, seorang admin database
bisa menjaga kerahasiaan sebuah database. Terutama untuk yang penting. DCL berdasarkan
perintah dasarnya terbagi dalam dua perintah utama yakni:
Perintah Grant: Perintah ini biasanya digunakan ketika
admin database ingin memberikan hak akses ke user lainnya. Tentu pemberian hak
akses ini dapat dibatasi atau diatur. Dalam hal ini admin pun dapat memberikan
akses mengenai perintah dalam DML di atas.
Perintah Revoke: Kebalikannya dari
Grant, Revoke terkadang sering digunakan untuk mencabut maupun menghapus hak
akses seorang pengguna yang awalnya diberikan akses oleh admin database melalui
perintah Grant sebelumnya.
Fungsi SQL
Sudah tahu kan apa itu SQL? Keberadaan SQL dalam
mengelola sebuah database memberikan fungsi tersendiri. Bagi seorang admin,
adanya SQL dapat memungkinkan kamu untuk mengakses maupun mengubah database. Kamu
pun bisa menjalankan sebuah query maupun mengambil data yang dibutuhkan.
Termasuk pula memperbarui atau menyisipkan data dalam database. SQL juga bisa
digunakan untuk menghapus sebuah data pada database. Fungsi lainnya SQL adalah
untuk membuat sebuah prosedur baru dan ini akan tersimpan dalam sebuah
database. Selain itu juga bisa mengatur hak akses dalam tabel, prosedur, maupun
hal-hal penting lainnya. Jadi, bisa disimpulkan bahwa pengertian SQL adalah
sebagai sebuah bahasa khusus yang digunakan ketika membuat maupun mengolah
database dalam sebuah website
