APLIKASI FILTER AKTIF
Filter adalah suatu
rangkaian yang digunakan untuk membuang tegangan output pada frekuensi
tertentu. Untuk merancang rangkaian filter dapat digunakan komponen
pasif (R,L,C) dan komponen aktif (Op-Amp, transistor). Dengan demikian filter
dapat dikelompokkan menjadi filter pasif dan filter aktif. Pada makalah ini
akan dibahas mengenai filter pasif dan filter aktif.
· Pada dasarnya filter dapat dikelompokkan
berdasarkan response (tanggapan) frekuensinya menjadi 4 jenis:
·
Filter
lolos rendah/ Low pass Filter.
·
Filter
lolos tinggi/ High Pass Filter.
·
Filter
lolos rentang/ Band Pass Filter.
·
Filter
tolah rentang/Band stop Filter or Notch Filter.
Filter Aktif
Filter Aktif yaitu
filter yang menggunakan komponen aktif, biasanya transistor atau penguat
operasi (op-amp). Kelebihan
filter ini antara lain:
·
untuk frekuensi kurang dari 100 kHz, penggunaan
induktor (L) dapat dihindari
·
relatif lebih murah untuk kualitas yang cukup baik,
karena komponen pasif yang presisi harganya cukup mahal
Beberapa macam filter
yang termasuk ke dalam filter aktif adalah :
1. Filter Lolos Bawah (Low Pass Filter)
· Tapis
pelewat rendah atau tapis
lolos rendah (low-pass filter) digunakan untuk
meneruskan sinyal berfrekuensi rendah dan meredam sinyal berfrekuensi tinggi.
Sinyal dapat berupa sinyal listrik seperti perubahan tegangan maupun data-data
digital seperti citra dan suara.
·
Untuk
sinyal listrik, low-pass filter direalisasikan dengan meletakkan kumparan
secara seri dengan sumber sinyal atau dengan meletakkan kapasitor secara
paralel dengan sumber sinyal. Contoh penggunaan filter ini adalah pada aplikasi
audio, yaitu pada peredaman frekuensi tinggi (yang biasa digunakan pada
tweeter) sebelum masuk speaker bass atau subwoofer(frekuensi
rendah). Kumparan yang diletakkan secara seri dengan sumber tegangan akan
meredam frekuensi tinggi dan meneruskan frekuensi rendah, sedangkan sebaliknya
kapasitor yang diletakkan seri akan meredam frekuensi rendah dan meneruskan
frekuensi tinggi.
· Suatu filter lolos bawah orde satu dapat dibuat dari satu tahanan dan satu kapasitor. Filter orde satu ini mempunyai pita transisi dengan kemiringan -20 dB/dekade atau –6 dB/oktav. Penguatan tegangan untuk frekuensi lebih rendah dari frekuensi cut off adalah: Av = – R2 / R1 sementara besarnya frekuensi cut off didapat dari: fC = 1 / (2.R2C1).
2. Filter Lolos Atas (High Pass Filter)
· High
pass filter adalah
jenis filter yang melewatkan frekuensi tinggi, tetapi mengurangi amplitudo
frekuensi yang lebih rendah daripada frekuensi cutoff.Nilai-nilai pengurangan
untuk frekuensi berbeda-beda untuk tiap-tiap filter ini .Terkadang filter ini
disebut low cut filter, bass cut filteratau rumble
filter yang juga sering digunakan dalam aplikasi audio.High pass
filter adalah lawan dari low pass filter, dan band pass filter adalah
kombinasi dari high pass filter dan low pass filter.
· Filter
ini sangat berguna sebagai filter yang dapat memblokir component frekuensi
rendah yang tidak diinginkan dari sebuah sinyal komplek saat melewati frekuensi
tertinggi.
· High pass
filter yang paling simple terdiri dari kapasitor yang terhubung secara pararel
dengan resistor, dimana reistansi dikali dengan kapasitor (RXC) adalah time
constant (Ï„).
· Suatu filter lolos bawah orde satu dapat dibuat
dari satu tahanan dan satu kapasitor. Filter orde satu ini mempunyai pita
transisi dengan kemiringan 20 dB/dekade atau 6 dB/oktav. Penguatan tegangan
untuk frekuensi lebih tinggi dari frekuensi cut off adalah: Av = – R2 / R1
sementara besarnya frekuensi cut off didapat dari: fC = 1 / (2.R1C1).
3. Filter Lolos Pita (Band Pass Filter)
·
Sebuah
band-passfilter merupakan perangkat yang melewati frekuensi dalam kisaran
tertentu dan menolak (attenuates) frekuensi di luar kisaran tersebut. Contoh dari analog
elektronik band pass filter adalah sirkuit RLC (resistor-induktor-kapasitor
sirkuit). Filter ini juga dapat dibuat dengan menggabungkan -pass filter rendah
dengan –pass filter tinggi .
·
Band pass filter digunakan terutama di nirkabel
pemancar dan penerima. Fungsi utama filter seperti di pemancar adalah untuk
membatasi bandwidth sinyal output minimum yang diperlukan untuk menyampaikan
data pada kecepatan yang diinginkan dan dalam bentuk yang diinginkan.
Pada receiver Sebuah band pass filter memungkinkan sinyal
dalam rentang frekuensi yang dipilih untuk didengarkan, sementara mencegah
sinyal pada frekuensi yang tidak diinginkan.
·
Penguatan tegangan untuk pita lolos adalah: Av =
(-R2 / R1) (-R4 / R3) Besarnya frekuensi cut off atas didapat dari: fCH = 1 /
(2.R1C1) Besarnya frekuensi cut off bawah didapat dari: fCL = 1 / (2.R4C2).
·
Dalam pemrosesan sinyal, filter band-stop atau
band-penolakan filter adalah filter yang melewati frekuensi paling tidak
berubah, tetapi attenuates mereka dalam rentang tertentu ke tingkat yang sangat
rendah. Ini adalah kebalikan dari filter band-pass. Sebuah filter takik adalah
filter band-stop dengan stopband sempit (tinggi faktor Q). Notch filter
digunakan dalam reproduksi suara hidup (Public Address sistem, juga dikenal
sebagai sistem PA) dan instrumen penguat (terutama amplifier atau preamplifiers
untuk instrumen akustik seperti gitar akustik, mandolin, bass instrumen amplifier,
dll) untuk mengurangi atau mencegah umpan balik , sedangkan yang berpengaruh
nyata kecil di seluruh spektrum frekuensi. band filter membatasi ‘nama lain
termasuk’, ‘Filter T-takik’, ‘band-eliminasi filter’, dan ‘menolak
band-filter’. Biasanya, lebar stopband kurang dari 1-2 dekade (yaitu, frekuensi
tertinggi dilemahkan kurang dari 10 sampai 100 kali frekuensi terendah
dilemahkan). Dalam pita suara, filter takik menggunakan frekuensi tinggi dan
rendah yang mungkin hanya semitone terpisah.
Filter aktif mempunyai
keuntungan dibandingkan filter pasif yaitu :
·
Penguatan dan frekuensinya mudah diatur, selama
op-amp masih memberikan penguatan dan sinyal input tidak sekaku seperti pada
filter pasif. Pada dasarnya filter
aktif lebih gampang diatur.
·
Tidak ada
masalah beban, karena tahanan inputtinggi dan tahanan output rendah. Filter
aktif tidak membebani sumber input.20
·
Harga,
umumnya filter aktif lebih ekonomis dari pada filter pasif, karena pemilihan
variasai dari op-amp yang murah dan tanpa induktor yang biasanya harganya
mahal.



